WARTA 24 KALIMANTAN SELATAN

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Warga Hantakan Selesaikan Masalah Galian C Secara ...

Posted by On 21.03

Warga Hantakan Selesaikan Masalah Galian C Secara ...

Berita Hulu Sungai Tengah

Warga Hantakan Selesaikan Masalah Galian C Secara Musyawarah, Penambang Diminta Stop Beroperasi

Warga keberatan, karena penambangan pasir di sungai sekitar tempat tinggal mereka, berimbas pada longsornya pinggir sungai.

Warga Hantakan Selesaikan Masalah Galian C Secara Musyawarah, Penambang Diminta Stop BeroperasiBanjarmasinpost.co.id/HananiMusyawarah soal penambangan bahan material galian C di pinggir sungai, yang berdekatan dengan permukiman penduduk, menimbulkan konflik antarwarga di Desa Hantakan, Rt 01 Rw 05, Kecamatan Hantakan Hulu Sungai tengah.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penambangan bahan material galian C di pinggir sungai, ya ng berdekatan dengan permukiman penduduk, menimbulkan konflik antarwarga di Desa Hantakan, Rt 01 Rw 05, Kecamatan Hantakan Hulu Sungai tengah.

Warga keberatan, karena penambangan pasir di sungai sekitar tempat tinggal mereka, berimbas pada longsornya pinggir sungai.

Bahkan, lokasi penambangan yang dekat dengan perswahana, jika dingai dikeruk menggunakan alat berat, membuat air tak dapat lagi mengaliri sawah dan tanaman padi, karena debit air lebih rendah dari pintu air di irigasi setempat. Masalah itupun dibahas dalam rapat mediasi, antara warga dan para penambang.

Baca: 7 Tips Merayakan Malam Pergantian Tahun untuk Sambut Tahun Baru 2018, Nomor Terakhir Paling Sip!

Humas Polres HST, Bripka Husaini, melalui pres rilisnya, Jumat (29/12/2017) menjelaskan, musyawarah antar pihak tersebut difasilitasi Bhabinkamtibmas Desa Hantakan, Bripka Yunika Akbar, di Kantor Kepala Desa Hantakan pada Rabu 27 Desember 2017, sekitar pukul 21.00 Wita.

Dijelaskan, penambangan Galian C berupa pasir dan batu itu, dilakukan oleh H Didi warga desa Hantakan Rt01/Rw 02.

Penambangan tersebut menggunakan alat berat Ekskavator di pinggir sungai pemukiman penduduk, mulai dari Rt. 01 / Rw 01 sampai Rt 05.

Baca: Preman Datang di Detik-detik Tante Mer yang Puaskan 30 Lelaki Akan Ditangkap Satpol PP

“Atas dasar alasan yang dikemukakan warga itulah dilakukan musyawarah mufakat yang dihadiri Kades Desa Hantakan Soegianur, Kapolsek Hantakan Iptu Anton Silalahi, anggota Koramil 1002-07/Pagat, Babhinkamtibmas Bripka Yunika Akbar, para Ketua Rt 01 Rt 05, tokoh masyarakat serta warga masyarakat yang berjumlah sekitar 50 orang,” jelas Husaini.

Adapun hasil kesepakatan warga dengan H Didi sebagai pengguna alat berat, mulai Rabu atau mulai kesepakatan dibuat dan ditandatangani, tidak ada lagi, atau tidak diperbolehkan melakukan kegiatan penambangan menggunakan alat berat di Desa Hantakan di Rt 01 sampai R t 05.

Terkait permasalahn tersebut, jelas Husaini, Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo,melalui Kapolsek Hantakan Iptu Anton Silalahi mengatakan, kedua pihakpun akhirnya sepakat, masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa konflik.

“Ini salah satu upaya kami dalam menanggapi permasalahan yang terjadi di masyarakat. Jangan sampai menimbulkan permasalahan yang lebih berat, sehingga dilakukan pendekatan kepada kedua belah pihak,” ungkapnya.
Dijelaksan, peran Bhabinkamtibmas sangat strategis, bersama pihak Babinsa, dalam memfasilitasi agar silaturahmi antarwarga binaannya tetap terjaga.

Penulis: Hanani Editor: Murhan Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Ngotot Pilih Jalur Sendiri, Sopir Taksi Online Turunkan Wanita dan Ketiga Anaknya di Pinggir Jalan Sumber: Google News | Warta 24 Hulu Sungai Tengah

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »