WARTA 24 KALIMANTAN SELATAN

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Wali Kota Makassar Tak Salah Sebut Banjir Kiriman

Posted by On 16.23

Wali Kota Makassar Tak Salah Sebut Banjir Kiriman

  • Makassar
  • >
  • Makassar City
  • Tim Sindonews Reportase
  • Distribusi 5.971 Android RT-RW se- Makassar Rampung Hari Ini
  • Jelang Rekapitulasi, Relawan dan Warga Terus Beri Dukungan ke IYL-Cakka
  • Serahkan 2.328 SK ke PKKWT, Ini Pesan Danny pada Tenaga Pendidik
moreTOPIK TERPOPULER
  • bandara bua
  • simulasi
  • syahrul yasin limpo
  • pemprov sulsel
  • dipa 2018
Wali Kota Makassar Tak Salah Sebut Banjir KirimanTim SindonewsWali Kota Makassar Tak Salah Sebut Banjir Kiriman
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa, Mustamin Raga. Foto : Istimewa

MAKASSAR - Terkait ribut soal banjir Makassar, Pejabat Pemerintah Kabupaten Gowa, Mustamin Raga, ikut angkat bicara. Menurut Mustamin Raga, pernyataan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan "Danny" Pomanto bahwa banjir kiriman dari Kabupaten Gowa dan Maros tidak sepenuhnya salah.
Setidaknya, jelas Mustamin, terdapat 3 sungai besar mengalir dan bermuara di Kota Makassar, diantaranya Sungai Jeneberang di Selatan (Hulunya di Gowa), Sungai Lekopancing (Hulunya di Maros) dan Sungai Tallo di bagian utara (hulunya juga dari Gowa).
Tiga sungai ini bisa berkontribusi secara signifikan terhadap kondisi banjir di Kota Makassar selama musim hujan, jika curah hujan dan intensitas hujannya tinggi, atau bahkan ekstrim (harus ada data curah hujan dari stasiun pengukuran curah hujan).
"Banjir bukan hanya karena air hujan setempat. Banjir di hilir (Makassar) bisa disebabkan karena tingginya curah hujan dan intensitas hujan di hulu 3 sungai di atas lalu memperbesar aliran perm ukaan (runoff) ke bagian hilir. Inilah yang disebut Banjir Kiriman," ujar Mustamin, Sabtu (23/12/2017), lewat akun Facebook-nya yang diberi nama "Tomy Arga".
Mustamin mengatakan, istilah banjir kiriman memang sudah menjadi istilah baku dalam ilmu teknik sipil keairan untuk kondisi seperti dijelaskan di atas. Banjir kiriman yang debitnya sangat besar dan mampu menghanyutkan benda-benda besar seperti bongkahan batu dan lain-lain disebut “Banjir Bandang”.
Dia yang juga menjabat Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa, menjelaskan, banjir di Makassar, selain disebabkan oleh kiriman dari hulu (Gowa dan Maros), juga disebabkan oleh antara lain, semakin berkurangnya daerah resapan air di Kota Makassar atau yang biasa kita sebut daerah kantong air, sehingga air hujan yang turun di Kota Makassar sebagian besar tidak terresap ke tanah dan menjadi aliran permukaan (runoff). Ini disebabkan karena semakin padatnya tu tupan lahan dengan bangunan.
Sebab berikutnya, dalam kondisi daerah resapan berkurang atau bahkan sangat minim, maka dibutuhkan sistem drainase yang terintegrasi dan terkoneksi dengan baik untuk mengalirkan aliran permukaan tersebut dari saluran kuarter, tersier, sekunder dan primer sampai dibuang ke laut.
"Yang ketiga, ada waduk tunggu atau Regulating Pond di Pampang. Ini diharapkan bisa menjadi waduk penampung banjir, tapi kapasitasnya sudah tidak memadai lagi saat ini. Atau bisa jadi, waduknya sudah mengalami pendangkalan (sedimentasi hebat) atau kemungkinan saluran drainase yang mengarah ke waduk tunggu semakin mengalami deteriorasi (penurunan kapasitas dan kualitas)," pungkas Mustamin.
(bds)

Follow Us : Follow @SINDOnews Berita Terkait
  • Dinas Sosial Berikan Bantuan ke Warga Korban Banjir di Tello Baru
  • Antisipasi Banjir, Dinas PU Keruk Sedimen di Kanal Pannampu
  • Pertamina Salurkan Bantuan ke Korban Banjir
  • Danny : Stop Hoax, Jangan Jadikan Banjir Ajang Adu Domba
  • Intervensi Material Timbunan Penyebab Banjir di Biring Romang
SINDONEWS TERKINI
  • Gagal Raih Kemenangan, Alonso Minta Chelsea Bangkit
  • Akhir Tahun Ini, Serena Williams Akan Ayunkan Raket Lagi
  • Pengamat Nilai Belum Ada Lawan Sebanding untuk Jokowi di Pilpres
  • Aiava dan Tomljanovic Kantongi Tiket Wildcard ke Brisbane
  • Kapolda Pastikan Perayaan Natal di Banten Aman
sindonews ads
BERITA TERPOPULER
  • 1

    Gagal Landing, Pesawat Tergelincir dan Terbakar di Bandara Bua
  • 2

    Sebanyak 4 Daerah di Sulawesi Selatan tak Terima Insentif
  • 3

    Lantik Bupati Takalar, SYL Sebut Hitungan Agus Jalan
  • 4

    Jacksen Tiwu Tunggu Panggilan PSM Makassar
  • 5

    Deklarasi 8 Januari, Kubu Agus Rahasiakan Parpol dan Wakil
    BERITA TERKINI
  • Distribusi 5.971 Android RT-RW se- Makassar Rampung Hari Ini
  • Bawakan 9 Lagu, Afgan Pukau Pengunjung Bugis Waterpark
  • Jelang Rekapitulasi, Relawan dan Warga Terus Beri Dukungan ke IYL-Cakka
  • Natal 2017, Pelindo IV Lepas 101 Peserta Mudik Gratis ke Toraja
  • Bupati Luwu Ingatkan Kepala Desa Hati-hati Soal Anggaran
  • Jawab Keresahan, Gerindra Maros: Kami Solid Bersama Prof Andalan
  • Serahkan 2.328 SK ke PKKWT, Ini Pesan Danny pada Tenaga Pendidik
  • Tim Victory Summit Expedition Janji Harumkan Makassar di Gunung Binaiya
  • more
Sumber: Google News | Warta 24 Hulu Sungai Utara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »