www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN SELATAN

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Ditangkap KPK, Bupati Abdul Latif Pernah Jadi Napi Korupsi

Posted by On 17.35

Ditangkap KPK, Bupati Abdul Latif Pernah Jadi Napi Korupsi

Ditangkap KPK, Bupati Abdul Latif Pernah Jadi Napi Korupsi Reporter:

M Yusuf Manurung

Editor:

Ninis Chairunnisa

Sabtu, 6 Januari 2018 15:23 WIB
Ditangkap KPK, Bupati Abdul Latif Pernah Jadi Napi Korupsi

Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif (kedua kanan) meninggalkan gedung KPK, Jakarta, 5 Januari 2018. Ia ditahan dengan komitmen suap senilai 3,6 miliar rupiah usai terjaring OTT KPK pada 4 Januari 2018. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyampaikan riwayat keterlibatan korupsi Bupati Hulu Sungai Tengah, Abdul Latif. Sebelum ditetapkan sebagai tersangka dalam suap proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Damanhuri, Abdul Latif ternyata pernah divonis bersalah dalam korupsi lainnya.

"Sebelumnya yang bersangkutan pernah diproses dalam kasus korupsi pada tahun 2005-2006," kata Agus, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan pada Jumat, 5 Januari 2018.

Agus menyampaikan kasus korupsi yang menjerat Abdul Latif yakni kasus korupsi Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Labuan Amas Utara. Nilai anggaran proyek tersebut sebesar Rp 711.880.000.

Baca: KPK Tetapkan Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif Tersangka

Dalam kasus tersebut Agus mengatakan bahwa Abdul Latif telah menerima putusan pengadilan. "Kalau tidak salah dihukum satu setengah tahun penjara," ujarnya.

Ketika dijerat dalam korupsi itu, Abdul Latif merupakan kontrak tor swasta. Setelah menjalani hukuman dia kemudian mencalonkan diri dan terpilih menjadi Anggota DPRD Kalimantan Selatan periode 2014-2019. Dia terpilih untuk daerah pemilihan lV yang meliputi Kapubaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah.

Setahun menjadi anggota DPRD, Abdul Latif mencalonkan diri menjadi Bupati Hulu Sungai Tengah Periode 2016-2021 hingga terpilih dan dilantik pada Februari 2016. Kini, Abdul Latif dan tiga orang lain telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah Kabupaten Hulu Sungai, Kalimantan Selatan Tengah tahun 2017.

Baca: OTT Kalsel, KPK Menyita Duit dan Catatan Perbankan untuk Sarana Transaksi

Abdul Latif bersama Fauzan Rifani selaku Ketua Kamar Dagang lndonesia (Kadin) Hulu Sungai Tengah dan Abdul Basit selaku Direktur Utama PT Sugriwa Agung berstatus tersangka karena diduga sebagai pemenerima suap. Sedangkan, Donny Winoto selaku Direktur Utama PT Menara Agung berstatus tersangka karena diduga sebagai pemberi suap.

Penetapan tersangka itu merupakan kelanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) di dua tempat, yakni Surabaya dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pada Kamis. Enam orang diamankan KPK dalam OTT itu.

Selain keempatnya, dua orang lain yang diciduk saat OTT adalah Rudy Yushan Afarin selaku pejabat Pembuat Komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Tukiman selaku konsultan pengawas PT Delta Buana.

Dalam OTT itu, KPK mengamankan rekening koran atas nama PT Sugriwa Agung dengan saldo Rp 1,825 miliar dan Rp 1,8 miliar. Selain itu, KPK turut mengamankan uang dari brankas di rumah dinas Abdul Latif sebesar Rp 65.650.000 dan uang dari tas milik Abdul Latif di ruang kerjanya sebesar Rp 35 juta.

KPK menduga Doni Winoto memberikan sejumlah uang kepada Abdul Latif, Fauzan Rifani dan Abdul Basit sebagai fee proyek Pembangunan Ruang Perawatan Kelas I, II, VIP, dan Super VIP di Rumah Sakit Umum Daerah Damanhuri, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. "Komitmen fee dari proyek tersebut sebesar 7,5 persen atau sekitar Rp 3,6 miliar," kata Agus Rahardjo.

Pemberian pertama dilakukan Donny pada rentang waktu September-Oktober 2017 sebesar Rp1,8 miliar. Kemudian, pemberian kedua pada tanggal 3 Januari 2018 sebesar Rp 1,8 miliar. Terakhir, Donny melakukan transfer uang komisi untuk Fauzan Rifani sejumlah Rp 25 juta.

Sebagai pihak penerima, Abdul Latif, Fauzan Rifani dan Abdul Basit disangkakan melanggar Pasal 12 huruf 3 atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001juncto pasal 55 ayat (1) ke-l KUHPjuncta pasal 64 ayat (1) KUHP. Sedangkan Donny Winoto disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Terkait
  • KPK Tetapkan Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif Tersangka

    KPK Tetapkan Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif Tersangka

    1 hari lalu
  • OTT Kalsel, KPK Menyita Duit dan Catatan Perbankan untuk Sarana Transaksi

    OTT Kalsel, KPK Menyita Duit dan Catatan Perbankan untuk Sarana Transaksi

    1 hari lalu
  • Hari Ini, KPK Periksa Gubernur Jambi Zumi Zola

    Hari Ini, KPK Periksa Gubernur Jambi Zumi Zola

    2 hari lalu
  • KPK Umumkan Status Hukum 6 Orang Hasil OTT di Kalsel Siang Ini

    KPK Umumkan Status Hukum 6 Orang Hasil OTT di Kalsel Siang Ini

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • LSI Prediksi Golkar Bakal Jadi Pesaing PDIP di Pemilu 2019

    LSI Prediksi Golkar Bakal Jadi Pesaing PDIP di Pemilu 2019

    3 jam lalu
  • PKS Ceraikan Deddy Mizwar, Fahri Hamzah: Ada Miskomunikasi

    PKS Ceraikan Deddy Mizwar, Fahri Hamzah: Ada Miskomunikasi

    3 jam lalu
  • Usai Salat Jumat, Djarot Minta Jemaah Ini Doakan Ahok Lekas Bebas

    Usai Salat Jumat, Djarot Minta Jemaah Ini Doakan Ahok Lekas Bebas 8 jam lalu

  • Truk Tangki BBM Milik Pertamina Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek

    Truk Tangki BBM Milik Pertamina Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek

    11 jam lalu
  • Foto
  • Aher Disuntik Vaksin Difteri Bareng Keluarga

    Aher Disuntik Vaksin Difteri Bareng Keluarga

    12 jam lalu
  • Tangis Hasto Kristiyanto Saat Bicara Tentang Azwar Anas

    Tangis Hasto Kristiyanto Saat Bicara Tentang Azwar Anas

    13 jam lalu
  • Potret Perjuangan Relawan Satwa di Bawah Zo   na Bahaya Gunung Agung

    Potret Perjuangan Relawan Satwa di Bawah Zona Bahaya Gunung Agung

    20 jam lalu
  • 159 Calon Kepala Daerah Diusung Golkar dalam Pilkada 2018

    159 Calon Kepala Daerah Diusung Golkar dalam Pilkada 2018

    1 hari lalu
  • Video
  • Usai Salat Jumat, Djarot Minta J   emaah Ini Doakan Ahok Lekas Bebas

    Usai Salat Jumat, Djarot Minta Jemaah Ini Doakan Ahok Lekas Bebas

    8 jam lalu
  • Sektor-Sektor Ini yang Akan Diamankan oleh Badan Siber

    Sektor-Sektor Ini yang Akan Diamankan oleh Badan Siber

    18 jam lalu
  • Gubernur Jambi Zumi Zola: Saya Tak Akan Lari dari Kasus Anak Buah

    Gubernur Jambi Zumi Zola: Saya Tak Akan Lari dari Kasus Anak Buah

    21 jam lalu
  • KPK Resmi Tetapkan Tersangka Kasus Suap Bupati Hulu Sungai Tengah

    KPK Resmi Tetapkan Tersangka Kasus Suap Bupati Hulu Sungai Tengah

    22 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Politikus Gerindra Sangkal Istrinya Terkait Mundurnya Azwar Anas

  • 2

    Sekjen PDIP Kutuk Kampanye Hitam pada Abdullah Azwar Anas

  • 3

    Kembalikan Mandat ke PDIP, Azwar Anas Mundur dari Pilkada Jatim

  • 4

    Pengamat Prediksi PDIP Akan Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

  • 5

    PDIP Usung Djarot karena Masyarakat Sumatera Utara Kecewa

  • Fokus
  • Djarot Dukung Sandiaga Uno Lapor Kasus Cengkareng ke KPK Jakarta

    Djarot Dukung Sandiaga Uno Lapor Kasus Cengkareng ke KP K Jakarta

  • Polisi dan Ahli Transportasi Desak DKI Buka Jalan Jatibaru Raya

    Polisi dan Ahli Transportasi Desak DKI Buka Jalan Jatibaru Raya

  • Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

    Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

  • Setelah Blok Mahakam di Tangan Pertamina

    Setelah Blok M ahakam di Tangan Pertamina

  • Terkini
  • Bukan Risma, Dua Nama Disiapkan Gantikan Azwar Anas

    Bukan Risma, Dua Nama Disiapkan Gantikan Azwar Anas

    1 jam lalu
  •  Ketika Risma Emoh Gantikan Azwar Anas Maju Pilgub Jatim

    Ketika Risma Emoh Gantikan Azwar Anas Maju Pilgub Jatim

    2 jam lalu
  • PDIP Akan Umumkan 5 Pasangan Cagub Hari Ini

    PDIP Akan Umumkan 5 Pasangan Cagub Hari Ini 2 jam lalu

  • LSI Prediksi Golkar Bakal Jadi Pesaing PDIP di Pemilu 2019

    LSI Prediksi Golkar Bakal Jadi Pesaing PDIP di Pemilu 2019

    10 jam lalu
  • Truk Tangki BBM Milik Pertamina Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek

    Truk Tangki BBM Milik Pertamina Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek

    11 jam lalu
  • KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Hulu Sungai Tengah

    KPK Geledah Kantor dan Rumah Bupati Hulu Sungai Tengah

    12 jam la lu
  • Tolak Risma Jadi Cawagub Jatim, Pendukung Kirim Karangan Bunga

    Tolak Risma Jadi Cawagub Jatim, Pendukung Kirim Karangan Bunga

    12 jam lalu
  • PKS Ceraikan Deddy Mizwar, Fahri Hamzah: Ada Miskomunikasi

    PKS Ceraikan Deddy Mizwar, Fahri Hamzah: Ada Miskomunikasi

    12 jam lalu
  • Istri Ke-4 Laporkan Politikus PKS Zulkieflimansyah ke MUI

    Istri Ke-4 Laporkan Politikus PKS Zulkieflimansyah ke MUI

    12 jam lalu
  • PPP Kubu Djan Faridz Dukung Sudirman Said di Pilgub Jateng

    PPP Kubu Djan Faridz Dukung Sudirman Said di Pilgub Jateng

    13 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Difteri dan Kasus-Kasus Kesehatan Paling Dibicarakan di 2017

    Pada 2017, ada beberapa masalah kesehatan yang ramai dibicarakan karena dialami tokoh publik dan difteri yang heboh karena merebak kembali.

    Sumber: Google News | Warta 24 Tapin

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »