www.AlvinAdam.com

WARTA 24 KALIMANTAN SELATAN

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

500 Lebih Permohonan Perizinan Warga Tak Diposesn dan ...

Posted by On 16.23

500 Lebih Permohonan Perizinan Warga Tak Diposesn dan ...

Berita Kotabaru

500 Lebih Permohonan Perizinan Warga Tak Diposesn dan Dikembalikan, Ini yang Harus Dilengkapi

Menurut Yusriadi, permohonan tidak bisa diproses karena lahan dibangun rumah walet tidak memiliki legalitas misalkan, surat keterangan tanah (SKT).

500 Lebih Permohonan Perizinan Warga Tak Diposesn dan Dikembalikan, Ini yang Harus DilengkapiBanjarmasinpost.co.id/Ibrahim AshabirinSarang burung walet mulai marak di Kabupaten Tapin.

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Sebanyak 500 atau lebih 50 persen dari jumlah 700 lebih pemilik usaha rumah walet tidak mengantongi izin bangunan dan pengusahaan sarang burung walet.

Tidak berizinnya ratusan bangunan dan pengusahaan rumah walet tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Kotabaru. Dalam hal ini pemerintah daerah tidak bisa melakukan penarikan retribusi sebagai pendapatan daerah.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM & PTSP) HM Maulidiansyah melalui Kasi Lingkungan Yusriandi mengatakan, hasil sosialisasi ke lapangan pemilik atau pengusaha rumah walet antusias ingin mengurus izin pengusahaan.

Bahkan ratusan pemilik telah mengajukan izin. Baik izin pengusahaan maupun bangunan. Namun permintaan pemohon belum bisa diproses pihak DPM & PTSP.

Baca: Live Streaming El Clasico 2017 - Cristiano Ronaldo Tugaskan Pemain Ini untuk Hentikan Lionel Messi

Baca: Hasil Babak Pertama El Clasico Real Madrid vs Barcelona, Saling Jual Beli Serangan Skor Kacamata

Menurut Yusriadi, permohonan tidak bisa diproses karena lahan dibangun rumah walet tidak memiliki legalitas misalkan, surat keterangan ta nah (SKT).

"Kalau tidak ada legalitasinya tidak bisa memproses jadi permohonan mereka kami kembalikan," kata Yusriadi.

Namun pemohon atau pemilik usaha tetap disarankan, sebelum perizinan pengusahaan dan bangunan diterbitkan. Agar dilengkapi legalitas yang menjadi syarat dan ketentuan.

Baca: 39 Preman Pasar di Palangkaraya Suka Memalak dan Edarkan Zenith Ditangkap Polisi

"Untuk soal itu (SKT) mereka cukuo mengurus dengan kepala desa. Asal ada legalitasnya," jelas Yusriandi, kemarin.

Ditambahkan Yusriandi, pemilik usaha walet tidak hanya antusias membuat izin. Tapi, mereka juga bersedia untuk retribusi sebagai pemasukan daerah.

"Bahkan mereka rutin menyisihkan berapa persen dari hasil sarang walet kepada warga sekitar," tandasnya.(*)

Penulis: Herliansyah Editor: Elpianur Achmad Sumber: Banjarmasin Post Ikuti kami di Adu Mulut Berbuntut Adu Fisik, Polwan Cantik Dicakar Wanita Ini, Berawal dari Masalah Mobil Sumber: Google News | Warta 24 Kotabaru

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »